Thursday, March 12, 2020



Oli Fastron Pertamina Jawaban Terbaik Untuk Mobilitas Saya


Supertelur Taliroso, 11/03/2020. Saya akan bercerita tentang bagaimana saya dapat berkenalan dan kemudian jatuh cinta dengan Fastron oli motor terbaik produk Pertamina. Sebelumnya saya tak pernah pilih-pilih oli untuk kendaraan saya, sebulan sekali saya ke bengkel service dan ganti oli selesai. Begitu rutinitas perawatan kendaraan saya selama ini, tanpa pernah menanyakan pada bengkel, oli apa yang dimasukan ke dalam mesin kendaraan saya.

Saya perkenalkan diri dulu, saya adalah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Letak kantor kurang lebih sekitar 30 KM dari tempat tinggal saya jika melalui jalan normal tepatnya di Kapanewon atau Kecamatan Lendah sementara saya tinggal di Gamping sekitar 7 KM arah barat  kota Yogyakarta. Apabila ingin menempuh jalan yang lebih singkat, ada jalan tembus yang selisihnya bisa mencapai 10 KM namun jika memilih jalan tersebut harus melewati perjalanan yang cukup ekstrim, jalur pegunungan, tanjakan serta menyeberangi sungai melalui jembatan darurat atau “gethek” semacam perahu tradisional.
PNS dituntut untuk tepat waktu sampai di kantor
Saya lebih sering memilih jalan yang ke-2, sehingga saya membutuhkan kendaraan yang tangguh sesuai medannya. Selain karena waktu tempuhnya lebih pendek, sepanjang perjalanan saya dapat menikmati pemandangan khas pegunungan Seribu yang sangat eksotis, lembah sungai Progo, bendungan serta lahan hijau pertanian. Atas referensi beberapa teman dan dari beberapa literature yang saya baca, pilihan kendaraan saya jatuh pada  Kawasaki KLX 150 cc.
Lembah Sungai Progo jalur eksotis menuju kantor
Selain sebagai PNS, saya memiliki kesibukan sebagai Chef atau juru masak pendamping di RM Supertelur Taliroso, setiap sore hari selepas pekerjaan PNS saya selalu mengunjungi  semua cabang rumah makan yang ada di Yogyakarta sampai malam tiba. Setelah dapat dipastikan bahwa semua kebutuhan di rumah makan sudah tercukupi, saya baru kembali ke rumah untuk istirahat. Dalam sehari kurang lebih 100 KM saya berkendara dengan motor. Begitulah aktivitas sehari-hari, sehingga saya membutuhkan alat transportasi yang dapat diandalkan.
"Gethek" Perahu tradisional alat penyeberangan lainnya 
Saya sudah menggunakan Kawasaki KLX 150 cc selama satu tahun terakir, selama  itu saya merasakan ada sesuatu yang tidak sesuai dengan ekspektasi saya dalam hal mengendarai sepeda motor jenis trail. Saya membeli baru kendaraan tersebut, dalam bayangan motor saya memiliki tenaga yang handal dan suara mesin halus untuk mengarungi jalan-jalan ekstrim yang sehari-hari saya lewati. Namun saya merasa motor KLX 150 cc tersebut tidak seperti harapan saya,  tenaga lemah seperti motor bebek biasa apalagi untuk melewati tanjakan atau jalan ekstrim kadang saya harus oper gigi satu selain itu suara mesin kendaraan berasa cukup kasar dan panas jika sudah dikendarai beberapa saat.
Bendung Kamijoro, pesona jalur menuju ke kantor

Sebenarnya keadaan tersebut tidak terlalu mengganggu bagi saya, karena toh saya masih dapat beraktivitas dengan normal. Sampai pada suatu hari saat saya melakukan service rutin di bengkel resmi Kawasaki,  keluhan tersebut saya sampaikan kepada mekanik yang menangani motor saya.
"Sesek" Jembatan darurat, jalan tembus tercepat menuju kantor

Atas keluahan yang saya sampaikan mekanik memberikan 2 solusi; pertama, meng up grade mesin motor saya dengan  mem bore up silinder menjadi lebih besar serta mengganti knalpot standar dengan yang racing, dan yang kedua, mengganti oli mesin dengan oli yang berkualitas lebih baik yakni Fastron oli motor terbaik produk Pertamina.

Solusi pertama menurut saya sangat logis, dengan mem bore up silinder menjadi  lebih besar tentu tenaga yang dihasilkan akan lebih baik apalagi ditunjang dengan knalpot racing. Namun terhadap solusi ini saya harus berhitung lebih cermat, karena motor saya menjadi tak standar lagi yang berarti apabila nanti akan dijual kembali pasti nilainya turun, selain itu untuk melakukan up grade memerlukan biaya yang cukup mahal.

Solusi mengganti oli yang lebih baik awalnya tak pernah saya hiraukan, saat itu saya masih menggunakan oli bawaan dari Kawasaki karena dalam bayangan saya mana mungkin oli mesin memiliki pengaruh terhadap tenaga dan kehalusan suara. Sampai suatu saat saya membaca beberapa artikel di media online tentang manfaat oli yang berkualitas serta pengaruhnya pada performa mesin.

Waktu service rutin telah tiba, saya kembali ke bengkel resmi Kawasaki dan memutuskan untuk mengganti oli mesin motor saya sesuai dengan referensi dari mekanik yakni Fastron oli motor terbaik produk Pertamina. Sayang, di bengkel tersebut tidak menyediakan oli dimaksud, kemudian saya disarankan untuk membeli ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terdekat. Saya ke SPBU untuk membeli Fastron oli motor terbaik produk Pertamina yang berwarna hijau, harganya lumayan mahal 2 kali harga oli motor biasa. Namun karena besar harapan saya untuk mendapatkan manfaat dari oli tersebut saya memutuskan untuk tetap membelinya.
Beli Oli Fastron di SPBU menjamin keaslian dan kualitas

Saya serahkan satu botol ukuran 1 liter Fastron oli motor terbaik produk Pertamina warna hijau kepada mekanik untuk mengganti oli mesin lama motor saya. Beberapa saat kemudian service dan ganti oli pun selesai.

Sebelum diserahkan, mekanik menghidupkan motor untuk dicoba, suaranya halus berbeda sekali dengan sebelumnya, tarikan gasnya juga berasa lebih enteng dan getaran mesinnya tak terasa. Itu belum cukup untuk menjawab rasa penasaran, saya harus mencobanya di jalan yang ekstrim sepulang dari bengkel.

Dalam perjalanan pulang mengendarai motor KLX 150 cc perbedaan sangat terasa dibanding sebelum diservice dan diganti olinya dengan Fastron oli motor terbaik produkPertamina bahkan lebih enak dibandingkan saat pertama kali motor itu datang setahun yang lalu.

15 menit perjalanan mesin motor tak terasa panas, suaranya tetap halus nyaris takterdengar, getarannya juga tak terasa. Bahkan saat berhenti di lampu merah getaran mesin motor KLX 150 cc saya sangat halus nyaris seperti mesinnya mati. Tarikan pertamanya juga garang dan enteng mirip dengan motor dua tak.
Fastron oli terbaik produk pertamina partner terbaik motor tangguh saya

Pada tanjakan-tanjakan ekstrim yang saya lalui, motor melaju dengan normal bahkan masih kuat dengan gigi 3 tanpa harus mengoper ke gigi yang lebih rendah. Suara mesin motor memang lebih keras namun getarannya tetap halus tak terasa “ngeden”. Tentu saya bahagia, oli Fastron memberi jawaban terbaik untuk mobilitas saya yang sangat padat. Sejak saat itu saya tak pernah ganti merek oli lagi, Fastron selalu menjadi pilihan untuk oli mesin motor saya dan untuk kendaraan keluarga saya lainnya.

Untuk menunjang aktivitas sehari-hari yang cukup padat,  ternyata motor tangguh saja tidak cukup tetapi perlu oli mesin yang berkualitas. Saya percayakan Fastron oli terbaik produk Pertamina untuk mesin kendaraan saya. (AWB)

0 comments: